
Keterangan Gambar : Ketum PB Al Washliyah KH DR. Masyhuril Khamis SH., MM dan lima tuntutan aksi bela Indonesia (kolase foto aboe) .
JAKARTA,pjminews.com- Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah (PB Al Washliyah) menyerukan seluruh elemen organisasinya untuk bela negara, sekaligus melawan penghianat bangsa.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Dr.H.Masyhuril Khamis, SH,MM kepada pers di Jakarta, Sabtu 07 November 2026/27 Jumadil Awal 1448 H, menanggapi perkembangan dan situasi terkini.
Aksi Rakyat Bela Indonesia sendiri dideklarasikan oleh sejumlah ormas keagamaan termasuk Al Washliyah, tokoh nasional, tokoh masyarakat dan sejumlah elemen bangsa lain di Jakarta, dan akan memulai aksinya, Minggu 08 November di komplek Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Aksi-aksi serupa juga akan dilakukan di seluruh tanah air secara berkesinambungan.
Al Washliyah sebagai Organisasi Islam, menurut Masyhuril Khamis, sejak lahir pada 30 November 1930/ 9 Rajab 1349 H di Kota Medan, Sumatera Utara, memiliki komitmen kuat terhadap kelangsungan negara ini, dengan cara mempersatukan potensi umat. Karena itu, jika ada yang mau coba-coba mengganggu dan menghianati bangsa dan negara, maka akan berhadapan dengan massa Al Washliyah.
Kalangan pemuda, mahasiswa, pelajar, guru, angkatan puteri, muslimat, dosen, da'i dan seluruh potensi organisasi Al Washliyah, akan bersatu membangun kekuatan. Jangan biarkan negara ini hancur akibat ulah segelintir orang yang tidak bertanggungjawab, kata Masyhuril Khamis.
Perkumpulan Al Washliyah, yang lahir sebelum Indonesia merdeka. Tidak akan tinggal diam, apabila ada orang-orang yang menghancurkan negara ini dari dalam maupun dari luar. "Wahai pemuda, pelajar, mahasiswa Al Washliyah, bersiaplah membela bangsa dan negara," tegas Masyhuril Khamis dengan lantang.
Al Washliyah mendukung pemerintah untuk membersihkan oknum-oknum jahat di negara Republik Indonesia ini. "Al Washliyah mendukung pemerintah membersihkan negara ini dari orang-orang penghinat," ucapnya.
Ahad pagi, 08 November 2026, pimpinan Ormas Islam menggelar Aksi Rakyat Bela Indonesia di halaman Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan diawali dengan Salat Subuh berjemaah.
Aksi umat ini akan mengangkat lima tuntutan rakyat yang berkaitan dengan persatuan banhgsa, kedaulatan negara, pengelolaan sumber daya nasional, pelaksanaan Pasal 33 UUD, serta tegakkan hukum sesuai keputusan MK dan MA secara konsisten.*** (pjmi/aboe/sir)










LEAVE A REPLY