Home Internasiional UEA Berhasil Tangkal 520 Rudal Balistik Iran

UEA Berhasil Tangkal 520 Rudal Balistik Iran

H.E. Abdulla Salem AIDhaheri : Ini bukan perang agama

96
0
SHARE
UEA Berhasil Tangkal 520 Rudal Balistik Iran

Keterangan Gambar : Duta Besar UEA  untuk Indonesia dan Timor Leste,  H.E. Abdulla Salem AIDhaheri  saat memberikan Konprensi di kediamannya, di Jakarta, Rabu 8 April 2026 (foto aboe)

Jakarta, pjminews.com- Hingga 7 April 2026, sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab telah berhasil mendeteksi dan mencegat 520 rudal balistik, 26 rudal jelajah 2.221 drone yang dilancarkan Iran selama perang Iran vs Amerika-Israel berlangsung. 

Hal ini disampaaikan Duta Besar UEA  untuk Indonesia dan Timor Leste,  H.E. Abdulla Salem AIDhaheri  pada Konprensi di kediamannya, di Jakarta, Rabu 8 April 2026

Namun demikian, lanjut Abdulla Salem, terlepas dari keberhasilan sistem pertahanan ini, puing-puing dari senjata-senjata yang telah dicegat tersebut jatuh di kawasan sipil. Hal ini mengakibatkan 13 warga sipil meninggal dunia, 217 orang luka-luka, serta kerusakan pada infrastruktur vital seperti bandara, pelabuhan, fasilitas energi, dan kawasan permukiman.

"Fakta-fakta ini secara jelas menunjukkan bahwa serangan-serangan tersebut tidak terbatas pada target militer. Ssaya ingin menegaskan bahwa data tersebut membantah klaim Iran bahwa serangannya hanya menargetkan pangkalan dan fasilitas militer," tegas Abdulla Salem. 

Apa yang kita saksikan, lanjut Abdulla Salem,  adalah pergeseran berbahaya menuju penargetan infrastruktur sipil dengan tujuan melemahkan stabilitas ekonomi, bukan untuk mencapai tujuan militer yang sah.

"Oleh karena itu, izinkan saya menegaskan satu hal dengan sangat jelas bahwa ini bukan konflik agama.  Upaya untuk membingkai konflik ini sebagai perang agama adalah menyesatkan dan tidak mencerminkan realitas yang terjadi. Ini adalah persoalan keamanan, kedaulatan, dan hukum internasional, bukan agama, tambah Abdulla Salem.

Menurut Abdulla Salem, yang lebih mengkhawatirkan adalah pola yang terlihat saat ini, yaitu Iran mengarahkan sebagian besar serangannya ke negara-negara tetangganya yang bukan pihak yang memulai eskalasi dan tidak menyerukan perang ini.

Statistik terbaru menunjukkan bahwa sekitar 85% rudal dan drone Iran diluncurkan ke arah negara-negara GCC dan Yordania, sementara hanya sekitar 15% yang menargetkan Israel.

"Berdasarkan realitas ini, saya mengajak seluruh negara di dunia Islam, termasuk Republik Indonesia dan rakyatnya yang ramah, untuk menilai situasi di Timur Tengah secara seimbang, tanpa dipengaruhi oleh narasi emosional yang bertentangan dengan fakta," tambahnya. 

Abdulla Salem juga mendorong sikap netral yang disertai solidaritas serta dukungan terhadap negara-negara Arab dan negara-negara Islam lainnya yang terdampak oleh konflik yang sedang berlangsung.

Uni Emirat Arab, negara-negara GCC, dan Yordania telah menunjukkan sikap menahan diri, tanggung jawab, serta disiplin. Kami tidak membalas dengan cara yang sama, meskipun menghadapi serangan berulang.

"Kami meyakini bahwa kepemimpinan tidak diukur dari eskalasi, melainkan dari kemampuan untuk mencegah meluasnya konflik," tutupnya.***(pjmi/Il)