
Keterangan Gambar : Ketua Panitia Pelaksana Muktamar XIII Al Jam
JAKARTA - PJMINews.com– Ketua Panitia Pelaksana Muktamar XIII Al Jam'iyatul Washliyah (Al Washliyah), Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa perhelatan akbar lima tahunan ini menjadi momentum krusial untuk melakukan konsolidasi total, baik secara ideologis maupun organisasi.
Dalam kata sambutanya pada pembukaan Muktamar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur pada Selasa (07/07/2026), Ahmad Doli Kurnia juga menegaskan bahwa Al Washliyah saat ini sudah ada di 38 provinsi di Indonesia. Selain itu ia juga menyampaikan laporan kesiapan panitia dalam pelaksanaan Muktamar, sekaligus arah strategis yang ingin dicapai melalui forum tertinggi organisasi Islam tersebut.
Ahmad Doli Kurnia memaparkan bahwa panitia pelaksana telah merancang Muktamar XIII ini tidak hanya sebatas agenda seremonial atau suksesi kepemimpinan, melainkan sebagai wadah perumusan masa depan Al Washliyah.
Beberapa point yang perlu digarisawahi, memperkuat semangat dasar Al Washliyah sejak tahun 1930, yaitu fokus pada bidang pendidikan, dakwah dan amal sosial. Merumuskan program kerja lima tahun ke depan yang adapatif terhadap tantangan zaman, termasuk respon terhadap disrupsi digital dan kemandirian ekonomi umat.
"Kami berharap Muktamar XIII ini tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi total untuk melahirkan rekomendasi-rekomendasi konkret bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara," tegas Ahmad Doli Kurnia.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Doli Kurnia juga mengharapkan agar Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr. KH Msyhuril Khamis, SH, MM terpilih kembali memimpin PB Al Washliyah.
Apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada seluruh panitia, pengurus pusat dan wilayah, daerah, hingga tingkat cabang yang telah bergotong royong untuk menyukseskan acara ini.
“Muktamar kali ini dihadiri oleh ribuan utusan dan penijau dari seluruh pelosok tanah air. Antusiasme yang luar biasa ini menunjukan bahwa ikatan batin dan solidaritas jam’iah Al Washliyah masih sangat kuat dan mengakar,”ujar Doli Kurnia.
Muktamar XIII Al Washliyah dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda sidang-sidang komisi yang berfokus pada penguatan organisasi, pendidikan, dan dakwah digital. Pembukaan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kelancaran jalannya muktamar. (WS/Pjminews)










LEAVE A REPLY